Setelah menjalani satu semester Di arsitektur UGM, banyak hal yang berubah dalam diriku. Sebelumnya aku adalah seorang pelajar yang hidup tanpa motivasi. Bahkan sampai detik aku Di terima Di arsitektur, aku tidak pernah tau apa motivasiku. Aku selalu hidup mengalir seperti air. Tak pernah sekalipun aku mencoba menantang arus. Hanya terbawa sampai negeri antah berantah.
Yah seperti itulah arsitektur UGM bagiku, sebuah negeri antah berantah. Jangan Kira, Karena aku masuk arsi, berarti aku pandai menggambar, salah besar. Aku memang suka menggambar, tetapi hanya sebatas tokoh komik, Dan itu pun hanya sekedar bisa. Padahal pada awal semester, diadakan matrikulasi, sebuah kegiatan yang melatih kami, pada maba, until menggambar bangunan, belajar tentang perspektif, menggambar garis lurus tanpa penggaris Dan masih banyak lagi. Dalam waktu beberapa hari kami Di tuntut untuk menguasai dasar2 menggambar secara arsitektural. Karena dalam waktu dekat kami akan maju ke "Medan perang". Jangan bayangkan kamu akan Di bimbing secara perlahan. Disini kami Di gembleng habis habisan. Kami Di beri tugas untuk membuat GARIS LURUS sepangjang kertas a3 dengan jarak 1 mm. Dan kami harus melakukannya berkali Kali. Setelah itu kami disuruh menggambar objek sederhana, objek tak beraturan sampai akhirnya sebuah rumah. Dan cara belajar menggambar Di sini adalah dengan lngsung mencobanya. Jadi Cara asdos mengajari kami adalah 1. sekarang menggambar benda a. 2. Waktu .... Menit. Jadi kita yang tak terbiasa menggambar akan benar2 kelabakan.
Dan saat semua itu berakhir, dimulailah sebuah gemblengan yang baru... Bernama TPKAD.
new life at architecture UGM part 1
Diposting oleh
Hilma-Lala
Minggu, 01 Maret 2015
0 komentar:
Posting Komentar